Sejarah FKM

Sejarah Singkat

Deklarasi badan kesehatan dunia (WHO) menggariskan bahwa hidup sehat adalah salah satu hak asasi manusia yang paling mandasar (fundamental human right). Dengan semangat tersebut, telah diluncurkan berbagai program kesehatan baik yang bersifat preventif dan promotif maupun kuratif dan rehabilitatif dengan tujuan mencapai masyarakat dunia yang sehat di tahun 2015. Pada aras nasional maupun lokal telah pula dicanangkan Indonesia/NTT Sehat 2015. Namun, untuk mencapai “Indonesia/NTT sehat 2015” merupakan tantangan berat bagi pemerintah baik pusat maupun daerah. Tantangan tersebut lahir dari realitas  bahwa:

  • Rendahnya derajat kesehatan masyarakat sebagai akibat dari penyakit, pola pikir dan pola hidup tidak sehat masyarakat.
  • Berdasarkan indikator Index Pembangunan Manusia (HDI) tahun 2009, maka Indonesia berada pada urutan 103 dunia dengan HDI sebesar 0,755. Secara khusus, HDI NTT menempati urutan ke 33 dari 35 Provinsi secara nasional.
  • Kurangnya tenaga sarjana kesehatan masyarakat (S.KM) sebagai penggerak dan agen pembangunan KESMAS.

Realitas di atas mencerminkan bahwa kehadiran tenaga Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.KM), merupakan suatu kebutuhan mendesak. Para S.KM berperan dalam aras pencegahan dan promosi kesehatan sehingga diharapkan pola hidup dan pola pikir masyarakat mengarah pada paradigma sehat yang benar yaitu “mencegah sebelum sakit”. Atas dasar itu, maka Pemerintah Provinsi NTT dan pimpinan Universitas Nusa Cendana (UNDANA) telah bersama mendirikan dan membina Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) sebagai penghasil  tenaga S.KM yang agent of change bagi tujuan di atas. Perjalanan awal FKM UNDANA diawali dari diterbitkannya Surat Keputusan Rektor UNDANA No. 96 Tahun 2001 Tentang Pembukaan Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas Nusa Cendana setelah menilik Laporan Hasil Studi Kelayakan Tim Studi Kelayakan Pendirian FKM UNDANA yang dibentuk tahun 2000 (SK Rektor No. 02 Tahun 2000). Selanjutnya, berdasarkan hasil visitasi Tim independen dari Jakarta yang mewakili Komisi Disiplin Ilmu Kesehatan Dewan Pendidikan Tinggi (KDIK-DPT) sebagai penilai kelayakan pembukaan suatu FKM negeri, maka telah direkomendasikan pada tanggal 14 Agustus 2001 bahwa FKM UNDANA layak dibuka. Atas dasar itu, maka tanggal 14 Agustus 2001 ditetapkan sebagai hari lahirnya FKM UNDANA. Selanjutnya pada tanggal 27 Desember 2001 telah diterbitkan Surat Keputusan Mentri Pendidikan Nasional Nomor : 194/O/2001 tentang Pendirian FKM UNDANA. Dengan demikian, maka FKM UNDANA merupakan FKM negeri ke-6 di Indonesia.