Peringatan HUT ke-76 RI, Rektor Undana Minta Dosen dan Tendik Komit Tingkatkan Pelayanan

“Jangan pernah kendor terhadap pelayanan kita. Semangat 17 Agustus ini biarlah menjadi semangat kita semua untuk terus meningkatkan kinerja, pelayanan kita, baik di bidang akademik, kemahasiswaan, keuangan dan lainnya,” harap Prof. Fred Benu.

Civitas akademika Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia (RI) dalam jumlah terbatas. Upacara itu  dipimpin pembina upacara, sekaligus Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M. Si., Ph.D di halaman Gedung Rektorat Undana, Selasa (17/8/2021).

Turut hadir, sejumlah pimpinan Undana, yakni Wakil Rektor (WR I) Bidang Akademik, Administrasi Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sistem Informasi, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M. Sc, WR II Bidang Administrasi Umum, Keuangan, Kepegawaian dan Aset, Ir. Jalaludin, M. Si, WR III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Siprianus Suban Garak, M. Sc dan WR IV Ir. I Wayan Mudita, M. Si., Ph. D.

Hadir pula, Kepala Biro Administrasi, Akademik, Perencanaan dan Sistem Informasi (BAAKPSI), Drs. Jimmy Benu, M. Si, Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan, Dra. Karolina Koriwati Sangkala, M. Si, Direktur Pascasarjana (PPs), Prof. Dr. Tans Felix, M. Ed dan sejumlah dekan. Selain itu, perwakilan dosen, tenaga kependidikan (tendik), resimen mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa dan Badan Legislatif Mahasiswa (BEM-BLM) juga turut hadir.

Pimpinan dan pegawai Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi, serta Bagian Kemahasiswaan saat mengikuti upacara bendera memperingati HUT ke-76 RI di halaman Rektorat Undana, Selasa (17/8/2021).

Dalam pidatonya, Rektor Undana, Prof. Fred meminta tenaga dosen dan tendik agar berkomitmen meningkatkan semangat pelayanan, seiring dengan semangat memperingati HUT ke-76 RI. “Bangsa ini membutuhkan komitmem kita, baik diri sendiri, kelompok dan komunitas, untuk meningkatkan kinerja diri dan bertanggungjawab terhadap legasi pembangunan bangsa ini. Karena itu, saya berterima kasih kepada seluruh civitas akademika yang hadir, baik ofline maupun online, mengikuti upacara ini,” tandasnya.

Menurutnya, dalam suasana seperti ini, ada kerinduan di hati untuk berkumpul guna memperingati hari-hari besar, apalagi peringatan hari kemerdekaan Indonesia. Ia mengingatkan, perayaan ke-76 HUT RI, sebagai bagian dari upaya menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan, yang terkandung dalam ideologi pancasila.

“Di berbagai forum, saya sering sampaikan bahwa kontrak kinerja kita dengan Mendikbudristekdikti dan Kemenkeu menekankan, upaya perguruan tinggi (PT) untuk kembangkan iptek, agar bangsa ini bisa bersaing di tingkat global, tetapi pada saat yang sama kita juga bertanggungjawab secara moral untuk menjaga dan menumbuhkan nilai-nilai dasar kebangsaan Indonesia,” paparnya.

Menyesuaikan Diri dengan Tekanan

Pihaknya meminta agar civitas akademika tidak boleh kalah terhadap tekanan akibat pandemi. “Bangsa ini boleh menghadapi tekanan dalam bentuk apapun, tapi kita tidak boleh kalah terhadap tekanan itu. Kita harus mampu mengatasi dan menyesuaikan diri dengan tekanan, termasuk pandemi ini,” tandasnya.

Meski dalam situasi pandemi, Prof. Fred juga mengapresiasi upaya pemerintahan Presiden Joko Wododo yang masih mampu mengendalikan seluruh proses pembangunan.

Rektor Prof. Fred Benu ketika menjadi pembina upacara pada peringatan HUT ke-76 RI di halaman Rektorat Undana, Selasa (17/8/2021).


“Kita tahu bahwa pemimpin yang kita pilih dan ditentukan oleh Tuhan, masih memiliki nilai-nilai dasar Pancasila. Sehingga kita masih bisa dikawal dan dipimpin untuk berjalan menuju bangsa yang besar, bangsa yang akan  menjadi nomor enam atau tujuh dunia dalam proyeksi setelah 100 tahun kemerdekaan,” ungkap Rektor Undana. “Jangan pernah kalah terhadap tekanan eksternal dari manapun, termasuk tekanan terhadap pandemi. Hampir dua tahun kita dikekang dan dikontrol oleh situasi yang tidak pernah menyenangkan hati kita masing-masing. Kita sudah dan harus meyesuaikan diri dengan panemi ini,” paparnya menambahkan.

Legasi Nilai Kebangsaan

Pihaknya juga bersyukur, the founding fathers, telah memenuhi legasi nilai-nilai kebangsaan, sehingga sebagian besar dari generasi saat ini masih memiliki nilai-nilai tersebut. Menurutnya, kepemimpinan Jokowi masih memiliki komitmen untuk membangun bangsa dengan nilai-nilai kebangsaan. Karena itu, komitmen yang sama harus dimiliki seluruh civitas akademika Undana.

Sistem Layanan Undana

Melalui platform yang dibangun, lanjut Prof. Fred Benu, layanan Undana juga harus disesuaikan dengan perubahan zaman, baik layanan sistem akademik, kemahasiswaan, keuangan dan lainnya. “Kita tidak tahu sampai kapan situasi ini berakhir, sejumlah negara sudah mencobah untuk “berdamai dengan pandemi ini”. Saya pikir kita juga sudah harus belajar berdamai dan hidup berdampingan dengan pandemi covid-19, dengan tetap menerapkan prokes, ketat sebagaimana yang kita lakukan pagi ini,” papar Prof. Fred.

Hanya dengan cara seperti itu, sambung Rektor, Undana bisa berjalan terus menggapai 100 tahun kemerdekaan Indonesia, bahkan lebih dari itu. “Jangan pernah kendor terhadap pelayanan kita. Semangat 17 Agustus ini biarlah menjadi semangat kita semua untuk terus meningkatkan kinerja, pelayanan kita, baik di bidang akademik, kemahasiswaan, keuangan dan lainnya,” harap Prof. Fred Benu.

Dengan semangat kemerdekaan Indonesia, Rektor Undana juga berharap, seluruh dosen dan tendik punya semangat baru, untuk memberi pelayanan yang lebih baik kepada mahasiwa maupun kepada seluruh masyarakat. “Dengan kerjasma seperti inilah kita bisa memaknai dan mengisi nilai-nilai kebangsaan,” pungkas Guru Besar Ekonomi Pertanian itu. (rfl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *