Faculty of Community Health

Kabar FKM

FKM BODY CONTEST CHAMPIONSHIP

E-mail Print PDF

Bidang Kemahasiswaan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana menggelar kembali kejuaraan olah tubuh pada bulan Oktober 2017, setelah vakum selama setahun. Kejuaraan body contest tersebut diikuti oleh puluhan orang peserta yang berasal dari mahasiswa dan non mahasiswa. Penyelenggaraan kegiatan lomba body contest merupakan salah satu bentuk dari promosi kesehatan masyarakat karena olah raga merupakan bentuk aktifitas yang sangat diperlukan untuk menjaga agar tubuh tetap dalam kondisi yang sehat. Dewasa ini, berbagai penyakit degeneratif menunjukkan trend peningkatan yang sangat signifikan, dan bahkan menjadi momok yang menakutkan karena penyakit-penyakit tersebut sudah menjadi pembunuh nomor 1 hampir di seluruh dunia. Penyakit-penyakit tersebut di antaranya adalah: penyakit jantung, diabetes, hipertensi, penyumbatan pembuluh darah, gagal ginjal, kanker, dll. Penyakit-penyakjit degeratif tersebut umumnya tidak terdeteksi pada stadium awal, karena tubuh masih dapat berfungsi dengan normal pada saat sebagian sel-sel jaringan organ tubuh mengalami kerusakan/kematian. Gejala-gejala penyakit degeneratif baru mulai dirasakan pasa saat sebagain besar sel organ tubuh vital sudah mengalami kerusakan dan tubuh sudah tidak mampu lagi untuk melakukan maintenance/ pemeliharaan terhadap jaringan sel yang rusak. Itulah sebabnya mengapa penyakit degeneratif menjadi sulit untuk disembuhkan.

Olah raga rutin adalah solusi yang tepat untuk mencegah munculnya berbagai jenis penyakit yang saat ini sudah muncul sebagai pembunuh nomor 1 di dunia, seperti penyakit diabetes dan penyakit jantung. Olah raga olah tubuh merupakan pilihan yang di kedepankan oleh bagian kemahasiswaan FKM Undana sebagai kegiatan yang diharapkan dapat menjadi 'ICON' FKM Undana untuk mempromosikan kesehatan masyarakat di dasarkan atas beberapa pertimbangan, yaitu: 1) Olah raga ini dapat dilakukan oleh siapa saja, tidak dibatasi oleh jenis kelamin, usia, status ekonomi, dll, 2) tidak membutuhkan biaya mahal, 3) Sangat efektif dan efisien untuk membakar lemak tubuh yang tanpa disadari menjadi penyebab utama munculnya penyakit-penyakit degeratif, dan 4) mendapat bonus tubuh yang indah dan ideal, yang pasti di idam-idamkan oleh semua orang.

Kegiatan Body Contest FKM Undana tersebut juga dimeriahkan oleh olah raga bersama "Zumba Dance" sebelum kegiatan utama dimulai serta pada saat jeda pergantian nomor yang dipertandingkan. Zumba dance ini diiukuti oleh sekitar 1000 orang peserta yang sebagian besar merupakan warga FKM Undana serta perwakilan dari fakultas-fakultas  di lingkungan Universitas Nusa Cendana.

.

.

Last Updated on Friday, 02 March 2018 02:15

Peringatan Hari AIDS Sedunia FKM Undana

E-mail Print PDF

Data dari WHO mencatat kasus HIV sudah mencapai 36,7 juta orang sampai pada akhir tahun 2016. Kasus HIV dan AIDS berdasarkan region ditemukan sebanyak 24,7 juta kasus di Afrika disusul 3,6 juta kasus di South-East Asia

Indonesia adalah salah satu negara di Asia dengan epidemi yang berkembang paling cepat selain Pakistan dan Filipina. Jumlah kasus HIV dan AIDS di Indonesia pada tahun 2015 mencapai 268.185 kasus meningkat dibandingkan tahun 2014 yang mencapai 225.928 kasus. Seluruh provinsi di Indonesia sudah ditemukan kasus HIV dan AIDS yang setiap tahunnya menunjukkan peningkatan. Kasus kumulatif HIV dan AIDS di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) juga meningkat dari 3.252 kasus tahun 2014 menjadi 4.056 kasus tahun 2015. Kasus HIV dan AIDS sudah ditemukan diseluruh kabupaten di Provinsi NTT dengan faktor risiko penularan 98% melalui heteroseksual. Persentase infeksi HIV tertinggi pada kelompok usia 20–29 tahun mencapai 1.282 kasus disusul kelompok usia 30-39 tahun yang mencapai 1.159 kasus. Hal ini menunjukkan bahwa 75% kasus HIV di Provinsi NTT berada pada rentang usia produktif.


Masalah HIV & AIDS bukan hanya menjadikan masalah kesehatan bagi penderitanya, namun dampaknya akan menyebabkan masalah-masalah lain, seperti masalah sosial dan ekonomi bagi penderita dan juga keluarganya. Oleh karena itu, partisipasi dari seluruh stakeholder dalam upaya penanggulangan HIV & AIDS menjadi sangat penting. Menanggapi upaya-upaya dan pesan pemerintahan dalam rangka penanggulangan dan pencegahan tersebut, maka kami sebagai anak bangsa yang bergabung dalam sebuah wadah Mahasiswa Peduli AIDS FKM UNDANA di dukung oleh Dekan FKM UNDANA, KPA Provinsi NTT dan KPA Kota merasa peduli untuk mengkampanyekan dan berkontribusi untuk terlibat dalam 3 misi penanggulangan HIV dan AIDS, yaitu:

  1. Tidak ada lagi infeksi baru
  2. Tidak ada lagi stigma terhadap HIV dan AIDS
  3. Tidak ada lagi kematian akibat HIV dan AIDS

Berangkat dari tiga hal diatas maka para inisiator mencoba untuk melahirkan sebuah ‘Talk Show’ yang disesuaikan dengan tema nasional yaitu Saya Berani, Saya Sehat. Kegiatan ini dilakukan di Aula Rektorat Baru pada tanggal 2 Desember 2017 lalu. Beberapa Narasumber seperti; dr. Husein Pancratius (Prov. NTT), Bapak Agus Bebok (KPA Kota), Wakil dari Youth Foundation, Dr. Luh Putu dan Dr. Imelda Manurung (FKM Undana) hadir untuk mengkampanyekan Isu HIV dan AIDS kepada mahasiwa Undana. Diskusi menarik lebih banyak pada topik penularan HIV yang hanya bisa ditularkan oleh orang yang terinfeksi HIV dengan memperhatikan 4 yakni:

  1. Exit: berarti virus harus keluar dari tubuh orang yang terinfeksi, baik melalui hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi.
  2. Survive: Untuk dapat menularkan HIV, virus harus dapat bertahan hidup di luar tubuh. "Virus ini tidak bisa bertahan lama di luar tubuh. Untuk peralatan kedokteran yang dipakai dan menyentuh darah pasien positif HIV biasanya direndam dalam larutan klorin 0,5% maka virusnya akan mati.
  3. Sufficient: hal ini berarti jumlah virusnya harus cukup untuk dapat menginfeksi. "Jika virusnya hanya sedikit tidak akan berpengaruh. Karena itu jangan percaya dengan orang yang menakut-nakuti ada tusuk gigi atau jarum di tempat umum yang berasal dari orang positif HIV, selain jumlah virusnya sangat sedikit, pasti virusnya juga sudah mati. Demikian juga dengan keringat, air mata dan air ludah.
  4. Enter: Berarti virusnya harus masuk ke tubuh orang lain melalui aliran darah. Hal ini berarti melalui pertukaran darah antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin atau menyusui, hubungan seksual, baik anal atau vaginal, serta alat tusuk tidak steril yang menembus kulit.Akhir dari kegiatan tersebut muncul harapan bahwa nantinya semua yang terlibat dalam kegiatan tersebut untuk bersama-sama peduli dalam mendukung misi ‘getting to zero’ dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Aksi nyata dalam mendukung misi tersebut:
  • Mahasiswa juga dengan sukarela mau diperiksa darahnya untuk mengetahui status HIV nya karena kami semua sadar mengetahui status kesehatan sejak dini  maka kita telah melakukan perlindungan terhadap keluarga dan orang yang kita sayangi.
  • Aksi nyata berikutnya adalah ada 10 orang relawan mahasiswa FKM Undana yang menyatakan komitmen untuk terlibat dalam kegiatan mahasiswa peduli AIDS. Komitmen tersebut disambut oleh Bapak Agus Bebok (KPA Kota) dengan mendeklarasikan FKM UNDANA sebagai Warga Peduli AIDS (WPA) ke 52 di Kota Kupang. Sebagai informasi, selama 3 tahun KPA Kota sudah berhasil membentuk WPA di semua kelurahan di kota kupang yang berjumlah 51. WPA merupakan kegiatan kepedulian warga untuk menekan laju epidemic HIV dan AIDS. Saran beliau, dengan ditetapkan nya FKM undana sebagai WPA ke 52 di Kota Kupang, diharapkan ada gerakan bersama dari elemen mahasiswa dan masyarakat untuk mengkampanyekan isu HIV dan AIDS.
  • Pada tanggal 10 Februari 2018 di FKM Undana akan dilakukan orientasi untuk WPA FKM Undana. Diharapkan dalam orientasi ini akan ada berbagai kegiatan yang bermanfaat untuk mendukung misi ‘getting to zero’.

Last Updated on Friday, 02 March 2018 00:06

BAKTI SOSIAL FKM UNDANA TAHUN 2017

E-mail Print PDF

Civitas Akademika Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana melakukan kegiatan Bakti Sosial dalam bentuk kerja bakti membersihkan lingkungan di sekitar Pantai Wisata  Air Cina yang terletak di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang. Kegiatan Bakti Sosial  tersebut dilaksanakan pada Tanggal 13 Agustus 2017. Jumlah peserta kegiatan Bakti Sosial tersebut sekitar 300-an orang, yang terdiri atas komponen mahasiswa, dosen dan pegawai FKM Undana,. serta masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Dekan FKM Undana, Dra. Engelina Nabuasa, MS dalam sambutannya pada saat membuka kegiatan tersebut menitipkan pesan agar kita selalu memelihara kebersihan lingkungan di sekitar kita, karena kebersihan merupakan prasyarat untuk hidup sehat.  Dengan lingkungan yang bersih, pikiran akan menjadi tenang sehingga setiap aktifitas yang akan kita lakukan akan dapat diselesaikan dengan baik dan dengan hasil yang optimal sesuai dengan yang kita harapkan. Pada kesempatan tersebut, Ibu Dekan FKM Undana mengajak seluruh peserta kegiatan untuk menjadikan kebersihan menjadi "identitas diri", apalagi FKM merupakan fakultas yang mengedepankan ilmu kesehatan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

Foto bersama ibu Dekan FKM Undana setelah melakukan bersih-bersih liingkungan di sekitar Kawasan Pantai Wisata Air Cina, Desa Tablolong

 

Kegiatan Bakti Sosial yang dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2017 tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk memperingati Dies Natalis FKM Undana. Pemilihan lokasi kegiatan di Pantai Wisata Air Cina, Desa Tablolong juga dimaksudkan untuk Bina Akrab Keluarga besar FKM Undana, sekaligus untuk mengistirahatkan ketegangan pikiran dari berbagai aktifitas akademik di kampus. Suasana Pantai Air Cina yang indah diharapkan dapat membuat semua warga civitas akademika FKM Undana menjadi segar kembali dan kembali beraktifitas dengan senyum yang semakin indah, seindah pantai air cina

Salah satu sudut pantai Air Cina yang memikat

Bersantai sejenak setelah kerja bakti sambil menikmati indahnya pantai Air Cina, Desa Tablolong

Last Updated on Friday, 02 March 2018 02:16

Dies Natalis Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDANA ke-16

E-mail Print PDF

Perayaan Dies Natalis Fakultas Kesehatan Masyarakat Undana ke-16 berlangsung pada 14-19 Agustus 2017, Dies Natalis kali ini dihiasi dengan berbagai kegiatan diantaranya, jalan sehat, seminar ilmiah dan donor darah. Rangkaian kegiatan perayaan Dies Natalis  diawali dengan donor darah oleh civitas academica FKM UNDANA bekerja sama dengan PMI NTT. Pada puncak acara Dies Natalis FKM UNDANA disi dengan seminar ilmiah dibawah tema " Tantangan Pendidikan Kesehatan Masyarakat di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN ".

Last Updated on Friday, 02 March 2018 02:18

PKKBMB FKM UNDANA

E-mail Print PDF

Senin, 7 Agustus 2017, Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKBMB) FKM UNDANA resmi dibuka oleh Dekan, Dra. Engelina Nabuasa,M.S. Pada kesempatan tersebut hadir pula Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan FKM UNDANA, Ir. Utma Aspatria,M.Si, sekaligus ikut memberikan arahan mengenai kehidupan kampus yang akan dijalani oleh para mahasiswa.

Last Updated on Friday, 02 March 2018 02:19

Page 1 of 2

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
  • »

Bagikan artikel di

FacebookLinkedinTwitter